Gengsi
Kehidupan
SMA memang menyenangkan, ya setidaknya bagi yang menikmati masa remaja itu
sendiri. Namun, bagaimana jika kehidupan SMA dihabiskan untuk mengeluh? Bah…
celakalah mereka yang melakukan itu. Memang apa sih yang perlu di khawatirkan
remaja? Uang? Mereka hanya perlu menadahkan tangan? Pelajaran? Bahkan hanya
sedikit remaja yang memikirkan masalah itu, paling jika ujian akan berlangsung,
barulah mereka memikirkan pelajaran.
Nikmatnya
masa remaja adalah memiliki rasa gengsi. Ya benar, gengi yang itu. Gengsi yang
mengutamakan harga diri, martabat, dan apa ya? Pokoknya gengsi yang dapat
membuat seorang nerd mejadi prince/princess nya sekolah. Dan saat
mengalami fase itu, orang akan berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik, yang
paling ‘wahh’, dan ingin menjadi yang paling terlihat.
Keuntungan
dari memiliki rasa gengsi adalah bisa meningkatkan kualitas para remaja dalam
menjalani hidupnya. Tapi, itu hanya berlaku jika yang menjalaninya tahu batasan
dari memiliki rasa gengsi itu sendiri. Contohnya, saat ada orang yang malu
dengan keadaan dirinya yang sangat kekurangan, maka di dalam dirinya pasti
muncu sebuah motivasi untuk mencukupi dirinya menjadi lebih baik dari dirinya
yang dulu. Orang itu akan berevolusi. Namun, jika evolusi itu sudah berlebihan
maka orang itu harus dihentikan. Ngerti kan?
Jadi,
gengsi itu ga melulu soal negative, ada sisi positive nya juga ko kalau
menjalaninya ga berlebihan. Coba deh bayangin kalo di dunia ini ga ada gengsi.
Pasti ga bakal ada kemajuan. Fashion yang kita pakai sehari-hari pasti
gitu-gitu aja, karena kan kita mikirnya ‘buat apa sih gaya’. Terus juga ga
bakal ada kemajuan di dunia ini dalam hal apapun karena ya kalo ga ada gengsi
berarti ga ada yang berlomba untuk menjadi yang terbaik dong. Lagian ngapain kita
cape-cape ngelakuin suatu hal kalo ujung-ujungnya ga diakui. Kalo usaha keras
kita ga diliat orang, ga dihargai orang. Makan ati kalo gitu terus. Kan tujuan
adanya gengsi itu buat diakuinya apa yang kita pakai dan apa yang kita lakukan.
Emang
si, gengsi itu banyak sisi negative nya. Tapi perlu diingat! Sisi negative dari
gengsi, hanya berlaku pada orang yang berlebihan dan tidak bisa mengontrol
dirinya sendiri. Gengi itu perlu ya, guys. Tapi jangan over.
Apalagi
di kalangan remaja jaman millennium ini, kalo ga punya gengsi ya, siap-siap aja
jadi bahan bullyan.

Komentar
Posting Komentar